Jenis Kolam Budidaya Lele

Kolam ikan

Sekarang ini, saya dapat melihat usaha budidaya ikan sangat menjanjikan terutama budidaya ikan lele. Hal ini karena ikan lele sangat mudah untuk dibudidayakan baik di kolam tanah, kolam berbahan semen, ataupun terpal. Saya akan memberi informasi beberapa jenis kolam budidaya lele yang juga dapat digunakan untuk ikan lainnya. Semoga bermanfaat……

Kolam merupakan wadah yang digunakan untuk membudidayakan ikan. Ada berbagai jenis kolam ikan, kita juga dapat membuat kolam ikan menggunakan barang yang sudah tidak terpakai seperti ember besar yang sudah lama tidak digunakan dan juga barang-barang lain yang terbuat dari bahan plastik. Berikut jenis kolam budidaya ikan yang saya pernah lihat secara langsung.

  1. Kolam Tanah

Kolam tanah yaitu kolam yang dibangun dengan cara menggali tanah menggunakan kemudian mengisinya dengan air, dinding dan dasar kolam ini adalah tanah. Proses pembuatannya terlihat mudah dengan biaya yang tidak mahal menyebabkan kolam ini amat disukai oleh masyarakat.

Tetapi yang perlu diketahui, membuat kola mini tidak terlalu mudah, karena kita memikirkan bagian mana yang menjadi saluran masuk dan keluranya air. Oleh karena itu, drainase atau parit pembuangan air harus lebih rendah dari kolam. Ada beberapa masyarakat yang tidak memikirkan hal itu, jadi air hanya menggenang tanpa ada saluran masuk dan keluarnya air. Kelebihan dari kolam tanah yaitu:

  • Lingkungan kolam yang masih alami menyebabkan organisme yang jadi makanan ikan seperti hewan kecil dan plankton dapat hidup di dalamnya.
  • Keadaan kolam yang sama seperti habitat asli sehingga ikan dengan mudah menyesuaikan diri dan daya hidupnya lebih lama.
  • Kadar pH dan suhu air tidak perlu pengawasan menggunakan alat karena telah langsung menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya.
  • Biaya pembuatannya cenderung lebih murah daripada jenis kolam budidaya ikan lainnya.
  1. Kolam Semen

Kolam semen merupakan kolam dibuat dengan semen. Saya sendiri mempunyai kolam ini di belakang rumah sebab lahan yang tidak memungkinkan dijadikan kolam tanah selain itu,  pemeliharannya relatif lebih mudah. Saya merancang sendiri kolam saya dengan membuat tendon sebagai tempat penampungan air sementara sebelum dimasukkan ke dalam kolam agar pasir-pasir atau partikel-partikel yang ada pada air dapat terendap di bawah dan tidak terbawa saat air dialirkan ke kolam.

Selain saya, ayah saya juga memberi ide agar saluran air keluar dibuat berupa parit kecil agar kolam lebih kokoh. Air keluaran dihubungkan langsung ke saluran parit utama. Kolam semen memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Spesifikasi kolam bisa dibuat serinci mungkin.
  • Sistem pengairan kolam dapat dibentuk sebaik mungkin, baik untuk kebutuhan perawatan maupun pengeringan.
  • Tidak mudah bocor dan daya tahannya lebih lama.
  • Ketinggian kolam dapat dibuat di atas ketinggian rata-rata permukaan air tanah.
  • Proses pengeringan kolam lebih singkat, ± 1-2 hari.
  1. Kolam Terpal

Kolam terpal umumnya digunakan oleh seseorang yang tidak menjalankan usaha untuk jangka waktu yang panjang, memakai terpal hanya untuk sementara karena memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangannya yaitu dapat mengalami kebocoran, pergantian air sangat sulit karena harus membuat lubang pada terpal agar air kolam dapat diganti, dan juga sulit bagi pakan alami seperti plankton untuk hidup subur di kolam terpal. Adapun beberapa kelebihan yang terdapat pada kolam terpal diantaranya :

  • Biaya pembuatannya lebih murah dibandingkan dengan kolam semen.
  • Bentuk perawatannya jauh lebih mudah dan sederhana.
  • Lebih fleksibel dalam penempatannya.
  • Lebih mudah dalam pemantauan kondisi kolam.
  • Lebih cepat dalam proses pengeringan kolam.
  1. Keramba jaring apung

Keramba jaring apung adalah budidaya ikan dengan menggunakan jaring dengan bamu ataupun kayu yang diapungkan dengan drum plastik. Budidaya menggunakan keramba jaring apung dapat dilihat di Danau Toba.

  1. Bak fiber

Bak fiber banyak digunakan oleh Balai Benih Ikan yang dimiliki oleh pemerintah sebagai wadah budidaya ikan. Harga dari bak fiber cukup mahal sehingga tidak banyak pembudidaya ikan yang menggunakannya. Kelebihannya adalah bak fiber lebih tahan lama daripada kolam terpal dan proses pengeringan bak sangat mudah sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.

Semoga Bermanfaat ya…………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *